Selamat Datang di SMA Bhakti Praja Adiwerna

SOSIALISASI IKMI




Peran sekolah dalam sosialisasi

Sekolah merupakan media sosialisasi yang lebih luas dari keluarga. Sekolah mempunyai potensi yang pengaruhnya cukup besar dalam pembentukan sikap dan perilaku seorang anak, serta mempersiapkannya untuk penguasaan peranan-peranan baru di kemudian hari di kala anak atau orang tidak lagi menggantungkan hidupnya pada orang tua atau keluarganya. Sekolah adalah tempat persinggahan antara keluarga dengan masyarakat. 

Dalam sekolah diajarkan lebih luas tentang baik buruk, tentang nilai-nilai dan norma-norma yang ada di masyarakat yang sebelumnya teleh dikenalkan dalam pendidikan informal di dalam keluarga. Dalam sekolah individu dilatih untuk mempraktekan hal-hal yang telah ia pelajari dalam keluarga dan sekolah itu sendiri. 

Dengan kata lain nilai-nilai dan norma social yang berlaku di masyarakat dan telah dipelajari di keluarga dan sekolah telah diterapkan sebagai latihan sebelum secara penuh terjun dan berperan dalam masyarakat. 

Sekolah memegang peranan penting dalam sosialisasi, walaupun sekolah hanya salah satu lembaga yang bertanggung jawab atas pendidikan seorang anak. Anak mengalami perubahan perilaku sosialnya setelah ia masuk sekolah. 

Di keluarga ia hanya bergaul atau berinteraksi dengan anggota keluarga lain atau dengan tetangga dekat yang jumlahnya terbatas. Selain itu keluarga bercorak informal sehingga banyak tindakan yang diizinkan menurut Suasana di dalam keluarga.

 Anak tersebut mengalami perubahan suasana yang drastic. Ia bukan lagi seorang anak istimewa yang selalu menjadi prioritas namun hanya sebagian murid diantara murid lainnya. Ia mulai berinteraksi dengan lingkungan yang lebih luas yang dibawa oleh murid lain, yang kadang kala sangat berbeda dengan lingkungan dimana ia tinggal. 

Sehingga ia harus menyesuaikan dirinya dengan lingkungan baru yang ia temui tersebut dan terbetuklah identitas dirinya yang sesuai dengan lingkungan baru tersebut.
Pada masyarakat tradisional yang masih sangat
sederhana (primitif ) keluarga merupakan lembaga paling
dominan dalam proses sosialisasi. 


Tetapi pada masyarakat
modern fungsi menyosialisasikan anak diganti oleh lembaga
formal yang disebut sekolah.
 

Fungsi pendidikan sekolah sebagai media sosialisasi
sebagai berikut.
1) Memberikan pengetahuan dan
keterampilan yang diperlukan
untuk mengembangkan daya
intelektual agar siswa dapat
hidup layak.
 

2) Membentuk kepribadian siswa
agar sesuai dengan nilai-nilai
dan norma-norma yang ada dalam
masyarakat.
 

3) Melestarikan kebudayaan dengan
cara mewariskannya dari
satu generasi ke generasi selanjutnya.
 

4) Merangsang partisipasi demokrasi
melalui pengajaran keterampilan
berbicara dan mengembangkan kemampuan
berfikir secara rasional dan bebas.


  1. Sosialisasi
Pengertian sosialisasi mencakup beberapa hal yaitu:
1)         Proses sosialisasi adalah proses belajar. Yaitu proses akomodasi dimana individu menahan mengubah impuls-impuls dalam dirinya lalu diikuti oleh pewarisan cara hidup atau kebudayaan masyarakatnya.
2)         Dalam proses sosialisasi individu mempelajari kebiasaan, sikap, ide-ide, nilai-nilai, tingkah laku dalam masyarakat dimana ia hidup
3)         Semua sikap dan kecakapan yang dipelajari dalam proses sosialisasi itu disusun dan dikembangkan secara sistematis dalam dirinya.
Hal hal tersebut yang sudah terkandung dalam peranan sekolah

Share this post :

Posting Komentar

Like

Kontak Kami

 
Support : smabpadiwerna@yahoo.com | smabpadiwerna@gmail.com | #
Copyright © 2020. SMA BHAKTI PRAJA ADIWERNA - All Rights Reserved
Alamat Jl. Singkil No. 242 Adiwerna Telp. (0283) 443317
Website : smabpa.blogspot.com