Bumi yang kita pijak, selain terdiri dari lautan, juga terdiri dari
daratan. Daratan kita tertutup oleh jutaan luas tanah. Tanah adalah
bebatuan yang hancur menjadi butiran-butiran oleh kekuatan alam termasuk
reaksi-reaksi kimia, air dan angin. Tanah secara garis besar terdiri
atas tiga bagian : tanah itu sendiri, dan cairan serta udara yang
terdapat diantara partikel-partikel tanah tersebut.
Ada beberapa jenis tanah antara lain :
Tanah
liat adalah tanah yang partikel-partikel nya sangat kecil. Yang berarti
hampir tidak mungkin bagi air untuk mengalir. Karena itu, tanah liat
tidak cocok untuk menanam tanaman, karena akar tanaman tidak bisa
menembus lapisan tanahnya. Tanah liat secara garis besar berumur lebih
tua daripada tanah pasir, karena butuh waktu lebih lama untuk hancur
menjadi tanah liat.
Tanah
berbutir-butir adalah salah satu jenis tanah yang paling subur, karena
kaya nutrisi dan berdrainase baik. Tanah berbutir-butir berukuran lebih
kecil daripada tanah pasir, walaupun mempunyai komposisi yang sama, dan
dengan tambahan nutrisi dan banyak mineral. Tanah berbutir-butir ini
berwarna gelap, dan beraroma khas, sangat baik untuk menanam hampir
semua jenis tanaman.
Tanah campuran sebenarnya adalah campuan dari beberapa jenis tanah,
antara lain tanah berbutir-butir, tanah pasir, dan tanah liat. Tanah
campuran bisa menyimpan air dengan baik berkat tanah pasirnya, dan tanah
ini mempunyai drainase yang baik sehingga air bisa mengalir tapi tidak
menggenang, dan tidak membusukkan akar tanaman, dan selain itu tanah ini
adalah tanah yang kaya nutrisi. Jenis tanah ini baik untuk menanam
tanaman.
Tanah
kapur adalah tanah yang mengandung kapur. Tanah berkapur mengandung
batu-batuan dalam berbagai ukuran. Tanah berkapur bersifat alkali dan
menghalangi akar tanaman untuk menyerap nutrisi dari tanah, dan
menguapkan air sangat cepat sehingga tidak baik untuk menanam tumbuhan.
Ada beberapa jenis tanah antara lain :
Tanah liat
Jenis tanah berbutir-butir
Tanah campuran
Tanah berkapur
Tanah humus
Tanah humus adalah tanah yang terbentuk dari tumbuh-tumbuhan yang mati dan mengandung banyak bahan-bahan organik. Banyaknya unsur organik yg terkandung didalam tumbuhan-tumbuhan mati tersebut, menjadikan tanah humus tanah yg tidak bisa terurai dengan sempurna karena tingginya kadar asam di dalam tanah.Referensi
http://www.huffingtonpost.com/2013/10/21/multiple-sclerosis-bacteria-toxin-soil-c-perfringens_n_4123890.html



















Posting Komentar